Suka Duka Sopir Bajaj, Mulai Ditawari Nikah, Kisah Horor hingga Penumpang Melahirkan di Jok
“(Paling rame) itu biasanya di hari jam kerja sama istirahat, pulang kerja. Menentukan tarifnya ya di antara jarak jauh dekatnya. Ya, kita kan masih bisa nego. Misalnya jauh, ya sebisa kita lah ngehargain, tapi jangan terlalu melambung tinggi. Sepantasnya aja lah,” ucapnya.
Sebagai seorang sopir bajaj, Hendi menjadi salah satu yang memiliki penampilan menarik dan berpakaian rapih. Ini membuatnya disenangi banyak penumpang, hingga ditawari nikah dengan anak pelanggan yang sedang menyewa bajajnya.
“Emang gua dari dulu style bang, pake sepatu. Supir bajaj kan kaya yang lain lihat sendiri pakaiannya. Tadi emak-emak percaya gak, gua bawa sewa? ‘Ini mau gak sama anak saya orang Tasik?’. Gua dijodohin. Jangan, gua udah punya cucu, gua bilang gitu,” ujarnya.
Pengalaman unik lainnya saat menarik sewa, dikatakan Hendi pernah membawa wanita lansia yang mengajaknya berkeliling. Padahal, lokasi yang dituju sudah dekat, tapi wanita lansia tersebut masih ingin menikmati berkeliling dengan bajaj miliknya.
Hendi juga mengungkapkan momen tak terlupakan selama hampir 15 tahun menjadi pengemudi bajaj di Jakarta. Itu terjadi ketika bajaj miliknya dinaiki penumpang wanita yang ingin lahiran. Tapi belum sampai rumah sakit, wanita tersebut sudah melahirkan.