Subsidi Tak Kunjung Cair, Produsen Motor Listrik Nangis Banyak Konsumen Tunda Pembelian hingga Stok Menumpuk
Penjualan motor listrik dalam tiga bulan pertama hanya mencapai 2.000 unit, jauh dari target 200.000 unit. Sikap konsumen yang menunda pembelian menunggu kepastian subsidi menjadi faktor utama. Maka Motors menilai insentif subsidi sangat krusial agar pasar dapat bergerak kembali.
"Ketidakpastian mengenai kelanjutan subsidi motor listrik cukup kontraproduktif dan menciptakan kebimbangan baik untuk pelaku industri maupun konsumen. Kita sudah melihat bagaimana insentif di tahun 2024 mampu mengakselerasi adopsi motor listrik. Tapi, yang lebih mendesak saat ini adalah kejelasan dari pemerintah. Apakah subsidi akan dilanjutkan atau tidak, keputusan itu penting untuk segera diumumkan," ujar CEO dan Founder Maka Motors, Raditya Wibowo dalam keterangan persnya, Kamis (29/5/2025).
"Jangan biarkan konsumen terus berada dalam ketidakpastian yang justru sangat menghambat pertumbuhan pasar motor listrik Indonesia. Kami sangat berharap pengumuman dan implementasi kebijakan subsidi yang jelas dapat dilakukan paling lambat pada semester pertama tahun 2025, sehingga momentum positif adopsi kendaraan listrik dapat terus terjaga," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani