Otomotif Penuh Tantangan, Perusahaan Pembiayaan Tingkatkan Penetrasi Pasar di Daerah
JAKARTA, iNews.id - Industri otomotif nasional tengah menghadapi berbagai tantangan sepanjang 2026. Kondisi ini mendorong perusahaan pembiayaan untuk mengubah strategi dengan meningkatkan penetrasi pasar ke daerah guna menjaga pertumbuhan bisnis.
Sejumlah pelaku industri menyebut, tekanan daya beli masyarakat serta ketatnya persaingan menjadi faktor utama yang memengaruhi penjualan kendaraan. Di sisi lain, tren suku bunga dan ketidakpastian ekonomi turut memberikan dampak terhadap minat konsumen.
Perusahaan pembiayaan pun mulai melirik wilayah luar kota besar sebagai peluang baru. Mereka menilai, potensi pasar di daerah masih terbuka lebar, terutama untuk segmen kendaraan empat.
Seperti yang dilakukan perusahaan pembiayaan ACC. Bekerja dengan Toyota, Daihatsu, Isuzu, Mitsubishi, Suzuki, Honda dan BYD, mereka menggelar ACC Carnaval di Samarinda, Kalimantan Timur.
Area Manager Sales ACC Kalimantan, Willy Winardi mengatakan ACC Carnival Samarinda hadir untuk menjawab kebutuhan kendaraan masyarakat Samarinda dan sekitarnya.
“ACC Carnival Samarinda merupakan suatu event yang berkolaborasi dengan rekan-rekan otomotif sebagai one stop shopping sehingga masyarakat Samarinda dan sekitarnya tinggal datang ke satu tempat sudah dapat memilih kendaraan dari berbagai tipe yang ditawarkan dengan promo menarik,” ujar Willy dalam keterangan persnya, Sabtu (18/4/2026).
Mitra asuransi kendaraan dari Garda Oto ikut hadir dalam ACC Carnival Samarinda. Selain itu pengunjung juga dapat melakukan pengecekan kendaraannya di booth Shop & Drive. "Di ACC Carnival Samarinda juga terdapat booth Samsat bagi pengunjung yang ingin memperpanjang SIM atau STNK," katanya.
Willy menyebutkan selama dua hari penyelenggaraan ACC Carnival Samarinda, pengunjung akan dihibur live music dan juga games menarik. Tersedia juga Lomba Fashion Show dan Kids Talent Competition yang berhadiah menarik. Pada Minggu 19 April 2026 akan diselenggarakan senam pagi bersama.
Editor: Dani M Dahwilani