Xpeng Kenalkan Teknologi Physical AI dari Robotaxi hingga Robot Humanoid
"Langkah Xpeng dalam mengembangkan Physical AI ini sebagai fondasi penting bagi masa depan mobilitas di Indonesia. Kami terus mempelajari kesiapan ekosistem, termasuk regulasi, infrastruktur, serta model operasional yang tepat, agar ketika teknologi ini hadir di Indonesia, dapat diterapkan dengan aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inovasi XPENG membuka peluang kolaborasi yang relevan bagi negara dengan mobilitas urban yang dinamis seperti Indonesia," ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Xpeng di Indonesia.
Physical AI
Xpeng VLA 2.0 menjadi model besar dunia fisik pertama yang diproduksi massal Xpeng. Model ini berfungsi ganda sebagai model generatif aksi dan model pemahaman serta prediksi dunia fisik.
Dia mampu belajar dan berevolusi secara mandiri, sambil memahami hukum interaksi di dunia nyata. VLA 2.0 juga dapat diterapkan lintas bidang secara simultan mencakup mobil AI, robot humanoid, hingga mobil terbang.
Xpeng saat ini memiliki cluster komputasi cloud berteknologi terdepan di dunia dengan 30.000 kartu prosesor, yang efisiensinya konsisten di atas 90 persen selama bertahun-tahun.
Di sisi lain, XPENG juga telah menerapkan model dasar (base model) dengan 72 miliar parameter berskala ultra besar di sistem cloud-nya, dan model ini mampu melakukan iterasi penuh setiap lima hari sekali.