Viral Pertalite RON 90 Dites Hanya RON 86, Amankah Mobil bila Gunakan Bensin Kualitas Rendah?
Sebelumnya, menanggapi RON pertalite yang diduga tidak sesuai, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan, alat pengujian RON yang akurat harus mengacu kepada metode standar seperti ASTM RON.
Menurutnya, seluruh pengujian dapat divalidasi dan alat yang digunakan selalu dikalibrasi. Irto menilai, unggahan tersebut masih belum memberi kejelasan terkait alat yang digunakan.
Menurutnya, apabila alat yang digunakan tersebut adalah Oktan Analyzer Portable, maka setidaknya harus tersertifikasi. Dia memastikan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) telah melakukan uji enam sample Pertalite di enam SPBU wilayah Jakarta. Adapun hasilnya masih sesuai dengan ketentuan.
Sebagai informasi, RON atau Research Octane Number yang biasa disebut sebagai nilai oktan. RON biasa menjadi patokan terkait kualitas yang dimiliki Bahan Bakar Minyak (BBM).
Jenis BBM seperti pertalite, pertamax dan sebagainya, pada dasarnya memilik nilai oktan yang berbeda. Semakin tinggi kandungan oktan, maka semakin bagus kualitas dari BBM tersebut. Apabila kualitas semakin bagus, tentu akan berdampak positif bagi performa mesin kendaraan.
Pertalite sendiri memiliki RON 90 yang lebih baik dari Premium dengan RON 88. Kandungan utama pertalite merupakan nafta yang memiliki RON 65-70. Nafta merupakan bahan yang memiliki titik didih antara gasolin dan kerosin
Untuk menjadikannya mencapai angka 90, kandungan itu dicampur dengan High Octane Mogas Component (HOMC) dan zat aditif EcoSAVE. Sementara BBM jenis Pertamax memiliki RON 92. Pertamax sangat direkomendasikan untuk kendaraan bahan bakar bensin dengan perbandingan kompresi tinggi.
Editor: Dani M Dahwilani