Ubah Seluruh Kendaraan Berstandar Euro 4, Isuzu Suntikkan Mesin Ramah Lingkungan
Customer and Product Services Division Head Astra Isuzu, Heri Wasesa mengatakan, IAMI sebagai produsen otomotif di Indonesia pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada konsumen terkait Euro 4. Bahkan, persiapan menyambut kebijakan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.
“Kami sudah memiliki partshop, bengkel serta melakukan upgrade kemampuan mekanik sehingga ketika sudah mulai masuk ke Euro 4, semuanya kita sudah siap,” ujar Heri Wasesa di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2022, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (17/3/2022).
Untuk memenuhi standar Euro 4, Isuzu menggunakan mesin common rail. Di mana mesin tersebut basisnya dominan dioperasikan secara elektrikal. Daya tahan dan kemampuannya diklaim sudah teruji lebih dari 10 tahun.
After Sales Business, Inventory and Logistic Division Head PT IAMI, Budhi Prasetyo menambahkan, konsumen tidak perlu khawatir dengan perawatan mesin Euro 4. Untuk servis dan perbaikan relatif sama dengan unit Euro 2 dengan Euro 4, karena 90 persen penggunaan sparepart sama.
"Isuzu memiliki pengalaman 10 tahun dengan mesin common rail pada Isuzu Giga sejak 2011. Kami percaya dapat melayani customer dengan kendaraan Euro 4. Bahkan, Isuzu telah mengekspor kendaraan berstandar Euro 4," katanya.
Seperti diketahui, kebijakan kendaraan komersial berstandar Euro 4 tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P.20/MENLHK/SETJEN-KUM.1/3/2017 yang ditandatangani pada 2017. Dalam peraturan tersebut Kementerian Lingkungan Hidup mengeluarkan regulasi Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O, atau yang dikenal dengan Standar Emisi Euro 4.
Editor: Dani M Dahwilani