Toyota Serahkan 4 Unit GR Supra, Marcus Gideon Jadi Konsumen Pertama
Pengembangan GR Supra lebih menekankan upaya mencapai kinerja sensivitas yang tinggi. Di mana setiap dinamika atau gerak mobil bisa menimbulkan emosi kegembiraan. Menghasilkan driveability yang kuat menjadi salah satu poin utama waku-doki (mengasyikan) dalam pengembangan GR Supra agar bisa tercapai.
Sebelum resmi diperkenalkan pertama kali di Detroit Motor Show, Amerika Serikat, Januari 2019, kinerja GR Supra telah melalui serangkaian uji coba yang panjang. Melalui tim GAZOO Razing, Toyota sudah mengikutsertakan prototipe GR Supra pada lomba ketahanan mobil di lintasan sirkuit Nurburgring, Jerman. GAZOO Racing adalah bagian Toyota Motor Corporation (TMC) dengan tugas menciptakan mobil Toyota yang lebih emosional dan menyenangkan.
Telah menjadi keyakinan atau filosofi Toyota sejak era pendiri Kiichiro Toyoda kondisi ekstrem di lintasan pacu akan mampu mengungkapkan potensi kendaraan secara menyeluruh. Hal ini tidak akan terlihat saat mengemudi sehari-hari di jalan raya.
Partisipasi pada ajang motorsport memberi peluang untuk menguji batas maksimum kendaraan, kemudian mendorong batas ini lebih jauh sehingga performa mobil akan menjadi lebih baik. Inilah yang dilakukan Toyota dalam mengembangkan GR Supra.
Sementara itu melalui uji coba di lintasan jalan raya di berbagai negara, para engineer akan mengetahui karakter yang harus dipunyai GR Supra sebagai sportscar yang akan diproduksi massal dan dipasarkan secara global. Semua itu bertujuan menemukan titik keseimbangan optimal bagi tiga elemen kunci stabilitas kendaraan, yaitu jarak sumbu roda (wheelabase), tapak (tread) dan pusat gravitasi (center of gravity). Keseimbangan tiga elemen inilah yang bisa menjamin sportscar sejati ini tetap stabil dalam berbagai kondisi lintasan, terutama saat melewati tikungan.