Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas
Advertisement . Scroll to see content

Toyota Recall 286.000 Unit Mobil terkait Fuel Pump, Ini Kendaraan yang Terlibat 

Jumat, 19 Maret 2021 - 11:35:00 WIB
Toyota Recall 286.000 Unit Mobil terkait Fuel Pump, Ini Kendaraan yang Terlibat 
Toyota mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 286.00 unit mobil terkait masalah fuel pump untuk kendaraan produksi 2017-2019. (Foto: Dok/Toyota)
Advertisement . Scroll to see content

"Pelanggan dapat mengunjungi website resmi Toyota untuk pengecekan, dengan memasukkan nomor rangka dan selanjutnya akan muncul informasi apakah kendaraannya masuk dalam program recall. Jika kendaraannya masuk ke dalam program ini, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan penggantian komponen kendaraan jika diperlukan," kata Toyota. 

Untuk proses penggantian, pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu, agar dealer dapat mempersiapkan stall, teknisi, dan part yang akan diganti. Dan seluruh proses pemeriksaan dan penggantian tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Aktivitas Recall Fuel Pump 

TAM telah me-recall terkait masalah komponen pompa bahan bakar pada Juli 2020. Pada saat itu, Alphard produksi 2017-2018, Corolla produksi 2018, FJ Cruiser produksi 2013-2014, dan Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi 2017-2019 masuk dalam aktivitas recall.

Sejak pemberitahuan secara resmi kepada pelanggan pada akhir Juli tahun lalu hingga saat ini lebih dari 60 persen dari total kendaraan yang terlibat sudah dicek dan diperbaiki di bengkel resmi.

Sebagai kelanjutan dari upaya menjamin keselamatan pelanggan, Toyota terus memonitor di lapangan dan memeriksa apakah model-model lainnya juga mengalami hal serupa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut