Toyota Lakukan Pergantian Direksi, Jap Ernando Duduki Kursi Wakil Presiden Direktur TAM
JAKARTA, iNews.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) melakukan pergantian direksi yang berlaku per 1 April 2026. Dalam perubahan tersebut, Jap Ernando Demily resmi menjabat sebagai wakil presiden direktur TAM.
Sementara posisi Presiden Direktur PT TAM saat ini diisi Takuya Yokohama. Jap Ernando menggantikan Henry Tanoto yang memasuki masa purna tugas setelah cukup lama berkiprah di perusahaan tersebut. Sebelum dipercaya mengisi posisi baru, Jap Ernando menjabat sebagai direktur marketing PT Toyota-Astra Motor.
Adapun kursi Jap Ernando kini ditempati Bansar Maduma yang sebelumnya menjabat sebagai general manager Lexus Indonesia. Bansar Maduma dikenal memiliki pengalaman panjang dalam industri otomotif, khususnya di segmen kendaraan premium. Penunjukannya diharapkan dapat memperkuat strategi pemasaran Toyota di pasar otomotif nasional.
Sementara itu, perjalanan karier Jap Ernando Demily di industri otomotif terbilang sangat panjang. Sebelum bergabung dengan Toyota-Astra Motor, dia sempat menjabat sebagai chief executive officer (CEO) Auto2000 selama dua tahun.
Setelah itu, Jap Ernando dipercaya menjadi direktur marketing TAM. Dia menggantikan kursi Anton Jimmy Suwandy yang berpindah posisi menjadi CEO Auto2000.
Dalam perjalanannya, dia memulai karier sebagai management trainee pada 2000. Dia kemudian bertugas di Daihatsu selama 10 tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan kariernya di industri otomotif.
Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan profesionalnya di BMW Astra selama empat tahun. Kariernya juga sempat berlanjut di UD Trucks selama satu tahun sebelum kemudian bergabung dengan Isuzu selama delapan tahun.

Beragam pengalaman tersebut membuat Jap Ernando dipercaya memiliki pemahaman luas mengenai industri otomotif di Indonesia, mulai dari kendaraan penumpang hingga kendaraan komersial. Di sisi lain, posisinya saat ini penuh tantangan di tengah konflik Timur Tengah dan persaingan pasar otomotif yang semakin ketat.
Di sisi lain, Henry Tanoto yang kini memasuki masa purna tugas juga memiliki rekam jejak panjang di industri otomotif. Sebelum menduduki posisi wakil presiden direktur PT Toyota-Astra Motor, dia pernah menjabat sebagai chief marketing PT Astra International Tbk–Toyota Sales Operation pada periode 2013 hingga 2015.
Henry dikenal sebagai salah satu figur yang berperan dalam berbagai strategi pemasaran dan pengembangan bisnis Toyota di Indonesia.
Dalam hal pendidikan, Henry Tanoto menyandang gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Trisakti, Indonesia. Dia juga meraih gelar Master of Applied Commerce dari University of Melbourne, Australia.
Selain itu, Henry juga telah menyelesaikan program Advanced Management Program di INSEAD, Prancis. Pendidikan tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya di industri otomotif.
Pergantian jajaran direksi di PT Toyota-Astra Motor ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis perusahaan dalam menghadapi dinamika industri otomotif yang terus berkembang. Pengalaman yang dimiliki, Jap Ernando diharapkan mampu membawa perusahaan melanjutkan kinerja positif di pasar otomotif nasional.
Editor: Dani M Dahwilani