Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?
JAKARTA, iNews.id – Wacana pelarangan mobil asal China di Amerika Serikat kembali memanas setelah Senator Partai Republik, Bernie Moreno, melontarkan pernyataan keras. Dia menyebut produk otomotif China seperti “kanker” yang harus dicegah masuk ke pasar Negeri Paman Sam.
Moreno mengungkapkan rencananya untuk memperkenalkan undang-undang baru bulan depan. Aturan ini bertujuan memperketat pembatasan, tidak hanya pada impor mobil, tetapi juga perangkat lunak hingga kerja sama dengan perusahaan China.
Dia menyampaikan pernyataan kontroversial tersebut menjelang New York International Auto Show. Dalam pidatonya, dia membandingkan kebijakan tersebut dengan larangan terhadap perusahaan teknologi China.
“Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kami,” kata Moreno.
Ikuti Regulasi di China, BMW Pasang Gagang Pintu pada Mobil Terbaru BMW iX3 LWB
“Kami tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini. Kami akan mencegah kanker masuk ke pasar kami, dan kami akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” katanya.
Dorong Larangan Total
Bunyi Klakson Mobil di Kota Ini Picu Kontroversi, Berujung Debat Hukum
Langkah Moreno dinilai jauh lebih agresif dibanding kebijakan yang sudah diterapkan sebelumnya oleh pemerintahan Joe Biden. Saat itu, pembatasan diberlakukan karena kekhawatiran kendaraan China dapat mengumpulkan data sensitif pengguna.
Kini, Moreno ingin menutup semua celah, termasuk melarang integrasi perangkat lunak hingga usaha patungan dengan pihak China.
Deretan Mobil Niaga Ringan Bakal Melantai di Giicomvec 2026, Dari Pikap Legendaris hingga Model Listrik