Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah
Advertisement . Scroll to see content

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Sabtu, 04 April 2026 - 20:03:00 WIB
Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?
Senator Amerika menyebut produk otomotif China seperti “kanker” yang harus dicegah masuk ke pasar Negeri Paman Sam. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Wacana pelarangan mobil asal China di Amerika Serikat kembali memanas setelah Senator Partai Republik, Bernie Moreno, melontarkan pernyataan keras. Dia menyebut produk otomotif China seperti “kanker” yang harus dicegah masuk ke pasar Negeri Paman Sam.

Moreno mengungkapkan rencananya untuk memperkenalkan undang-undang baru bulan depan. Aturan ini bertujuan memperketat pembatasan, tidak hanya pada impor mobil, tetapi juga perangkat lunak hingga kerja sama dengan perusahaan China.

Dia menyampaikan pernyataan kontroversial tersebut menjelang New York International Auto Show. Dalam pidatonya, dia membandingkan kebijakan tersebut dengan larangan terhadap perusahaan teknologi China.

“Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kami,” kata Moreno. 

“Kami tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini. Kami akan mencegah kanker masuk ke pasar kami, dan kami akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi,” katanya.

Dorong Larangan Total

Langkah Moreno dinilai jauh lebih agresif dibanding kebijakan yang sudah diterapkan sebelumnya oleh pemerintahan Joe Biden. Saat itu, pembatasan diberlakukan karena kekhawatiran kendaraan China dapat mengumpulkan data sensitif pengguna.

Kini, Moreno ingin menutup semua celah, termasuk melarang integrasi perangkat lunak hingga usaha patungan dengan pihak China. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut