Tesla Recall Ribuan Truk Pikap Listrik Cybertruck Gara-Gara Pedal Gas Copot
Penarikan kembali ini menambah serangkaian tantangan terbaru yang dihadapi sang produsen mobil listrik. Seperti di kuartal pertama 2024, Tesla telah melakukan tiga kali penarikan yang berdampak pada sekitar 2,4 juta kendaraan.
Terlepas dari skala penarikan kembali baru-baru ini, Tesla secara historis memanfaatkan pembaruan perangkat lunak over-the-air untuk mengatasi banyak masalah. Langkah ini mempermudah konsumen tidak perlu mengunjungi dealer untuk perbaikan.
Pada Februari 2024, Tesla me-recall sekitar 2,2 juta kendaraan di Amerika Serikat karena ukuran huruf yang salah pada lampu peringatan. Sementara regulator keselamatan AS meningkatkan penyelidikan mereka terhadap kendaraan Tesla atas potensi kehilangan daya kemudi ke status analisis teknik.
Atas serangkaian kasus tersebut, saham Tesla mengalami penurunan hampir 3 persen sebelum pasar dibuka pada Jumat lalu. Ini memperpanjang penurunan lima sesi berturut-turut di mana nilainya kehilangan sekitar 14 persen.
Tesla juga saat ini sedang bersaing dengan produsen mobil listrik asal China, BYD yang berhasil mengambil alih mobil listrik terlaris di dunia pada 2023. Langkah strategis yang dilakukan adalah dengan memangkas harga sejumlah model mobil listriknya.