Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah PHK, Said Iqbal Minta Danantara Suntik Modal ke Perusahaan yang Nyaris Bangkrut
Advertisement . Scroll to see content

Terlaris Nomor 2 Dunia, VW Justru Berencana PHK 15.000 Karyawan

Rabu, 18 September 2024 - 18:14:00 WIB
Terlaris Nomor 2 Dunia, VW Justru Berencana PHK 15.000 Karyawan
VW menyiapkan dana 4 miliar euro atau setara Rp67,5 triliun sebagai pesangon atas pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15.000 karyawan.
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu perusahaan otomotif tertua itu akan mengeluarkan anggaran 3 miliar euro hingga 4 miliar euro pada kuartal keempat. VW sendiri pada pekan lalu mengakhiri skema jaminan kerja yang telah berlangsung lama untuk enam pabriknya di Jerman.

"Tiga hari di jalan di Amerika Utara dengan manajemen membuat kami yakin tidak ada rencana B yang akan mengesampingkan pengurangan kapasitas produksi serta melakukan PHK," ujar Jeffries menangkap apa yang disampaikan eksekutif Volkswagen. 

Produsen mobil terkemuka Eropa itu mempertahankan keputusannya saat mencoba mencapai tujuan pemotongan biaya 10 miliar euro yang diumumkan tahun lalu. CFO Volkswagen Arno Antlitz juga menunjukkan perbedaan mengejutkan karena perusahaan tidak mampu memproduksi mobil sebanyak yang sesuai dengan kapasitas pabriknya.

"Kami (Volkswagen Group) adalah pabrikan terbesar dengan sekitar seperempat pangsa pasar di Eropa. Kami kekurangan sekitar 500.000 unit mobil, setara dengan sekitar 2 pabrik. Dan itu tidak ada hubungannya dengan produk kami atau kinerja penjualan yang buruk. Pasarnya sudah tidak ada lagi," ujar Antlitz.

Rencananya, Volkswagen dan serikat pekerja akan memulai negosiasi mengenai kesepakatan upah baru pada bulan ini. Serikat pekerja menuntut kenaikan gaji sebesar 7 persen dan menghindari penutupan pabrik.

Volkswagen sendiri menaungi 650.000 karyawan di seluruh dunia dan 10 merek. Pabrikan asal Jerman itu menghadapi masa depan yang tidak pasti. Rencana untuk mengakhiri perjanjian kerja dan kemungkinan penutupan pabrik diyakini akan memberi dampak besar bagi ribuan pekerja dan industri otomotif secara keseluruhan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut