Tarikan Mobil Berat saat AC Dihidupkan, Ini Penyebabnya
2. Sirkulasi udara AC tersumbat
Penyebab lainnya mesin mobil berat saat AC hidup adalah karena sirkulasi udara kotor. Komponen dalam sirkulasi AC terdapat kondensor, dan evaporator. Jika sirkulasi udara pada komponen-komponen tersebut terhambat kotoran, kinerja AC akan terpengaruh.
AC akan bekerja keras dua kali lipat agar bisa tetap menghasilkan udara dingin pada kabin mobil. Kondisi inilah yang membuat tarikan mesin mobil berat. Cara mengatasinya dengan membersihkan seluruh saluran AC supaya tidak terhambat kotoran sehingga kinerja mobil menjadi enteng.
3. Jarang ganti oli
Oli lias pelumas ibarat darah bagi mobil. Tanpa adanya oli, sangat tidak mungkin sebuah mobil dapat berfungsi normal. Untuk itu, Anda selalu rutin cek kondisi oli pada mobil dan lakukan penggantian secara berkala untuk menjaga kinerja mesin.
Tidak mengganti oli secara berkala bisa membuat mesin mobil berat saat AC hidup. Oli mobil yang sudah terlalu lama digunakan akan membuat komponen mesin mobil menjadi lebih cepat panas. Sebab itu, gantilah oli mobil Anda secara berkala.
4. Kesalahan penyetelan RPM
Berikutnya yang menjadi indikasi penyebab mesin mobil berat saat AC hidup adalah kesalahan dalam penyetelan RPM (revolutions per minute). RPM mesti konstan tidak terlalu rendah dan tidak terlalu tinggi.
Umumnya, RPM saat mobil dalam kondisi diam dan AC mati adalah 800 rpm. Sementara jika AC dinyalakan, maka akan meningkat menjadi 900-1.000 RPM.
5. Tekanan dan ukuran kompresor melampaui standar
Penyebab lain tarikan mobil jadi berat saat AC hidup tekanan dan ukuran kompresor terlalu besar. Ini dapat menyebabkan kinerja mesin mobil menurun, terutama saat AC dihidupkan. Jika dibiarkan, maka tarikan mesin akan terasa berat saat AC dihidupkan. Agar Anda terhindar dari masalah semacam ini, hindari upgrade kompresor dengan komponen yang tidak sesuai spesifikasi mesin mobil Anda.
Editor: Dani M Dahwilani