Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV
Untuk mempercepat ekspansi, BYD juga mengintegrasikan infrastruktur pengisian yang sudah ada melalui berbagai kemitraan. Pendekatan ini memungkinkan perluasan jaringan dengan biaya tambahan yang lebih rendah.
Perusahaan tersebut menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun pengisian cepat tingkat megawatt hingga akhir 2026. Pembangunan itu didukung konsep “stasiun di dalam stasiun”, yang membantu mengurangi kebutuhan peningkatan jaringan listrik secara besar-besaran.
Selain itu, BYD juga memperkenalkan teknologi baterai generasi terbaru bernama Blade Battery 2.0. Sistem ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit dalam kondisi tertentu.
Teknologi tersebut disebut mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik dengan pengisian super cepat.
Di sisi lain, pendekatan berbeda dikembangkan oleh Nio bersama CATL melalui jaringan pertukaran baterai. Sistem ini memungkinkan pengguna menukar baterai kosong dengan baterai penuh di stasiun khusus tanpa perlu menunggu proses pengisian.