Susah Tidur saat Istirahat di Rest Area, Menkes Budi Bagikan Tips bagi Pengemudi Pola 4-7-8
JAKARTA, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan tips praktis bagi para pemudik yang ingin beristirahat sejenak di rest area selama perjalanan mudik atau balik Lebaran 2026. Dia menekankan pentingnya kualitas istirahat meski hanya dilakukan dalam waktu singkat agar tubuh tetap bugar saat melanjutkan perjalanan.
Menurutnya, teknik istirahat singkat atau power nap dapat membantu mengembalikan energi tubuh dan menjaga konsentrasi saat berkendara. Metode ini dinilai efektif untuk mencegah kelelahan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Dia menjelaskan, pengemudi tidak selalu membutuhkan waktu tidur yang lama untuk memulihkan stamina. Istirahat singkat dengan teknik yang tepat sudah cukup membantu tubuh kembali segar.
Salah satu metode yang disarankan adalah teknik pernapasan 4-7-8 yang dapat membantu tubuh lebih cepat rileks. Cara ini dilakukan dengan menarik napas selama empat detik, menahannya selama tujuh detik, lalu mengembuskannya perlahan selama delapan detik.
Dia mengatakan teknik tersebut dapat diulang sekitar empat kali hingga tubuh terasa lebih tenang. “Metode ini membantu menenangkan sistem saraf sehingga tubuh lebih cepat masuk ke fase istirahat,” katanya.
Selain teknik pernapasan, Menkes juga mengingatkan pemudik memperhatikan kondisi kendaraan saat beristirahat di dalam mobil. Dia meminta masyarakat memastikan mesin kendaraan dalam keadaan mati untuk menghindari risiko keracunan gas karbon monoksida.
Kemudian, pemudik disarankan membuka sedikit jendela mobil agar sirkulasi udara tetap terjaga. Langkah sederhana ini penting untuk memastikan udara di dalam kendaraan tetap segar saat digunakan untuk beristirahat.
Posisi kursi juga perlu diatur senyaman mungkin agar tubuh dapat rileks selama istirahat singkat. Pengaturan sandaran kursi yang tepat dapat membantu mengurangi ketegangan pada punggung dan leher.
Menkes juga mengingatkan penggunaan bantal leher harus dilakukan dengan benar. Dia menyarankan bagian bantal yang tebal berada di bagian depan atau bawah dagu agar kepala tidak jatuh ke depan saat tertidur.
Dengan posisi tersebut, leher tetap mendapatkan penyangga sehingga mengurangi risiko pegal atau kaku ketika bangun dari tidur. Hal ini penting agar pemudik tetap nyaman saat kembali melanjutkan perjalanan.
Untuk durasi istirahat, dia merekomendasikan power nap selama 15 hingga 30 menit. Waktu tersebut dianggap cukup untuk mengembalikan energi tanpa menimbulkan rasa pusing atau berat saat kembali berkendara.
Dia berharap para pemudik dapat memanfaatkan waktu istirahat di rest area dengan baik. Dengan tubuh yang lebih segar dan fokus, perjalanan menuju kampung halaman atau kembali ke dari mudik dengan lebih aman dan nyaman.
Editor: Dani M Dahwilani