Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pidato di Singapura, AHY: Infrastruktur adalah Kunci Masa Depan Keberlanjutan
Advertisement . Scroll to see content

Singapura Haramkan Mobil Diesel 2025, Hapus Kendaraan Bensin 2040 

Minggu, 07 Maret 2021 - 15:43:00 WIB
Singapura Haramkan Mobil Diesel 2025, Hapus Kendaraan Bensin 2040 
Ikbal Fauzi mengunggah potret dirinya yang memadukan kaus hitam dan jaket kulit berwarna sama. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Mobil taksi mulai beralih ke model hybrid, bensin, atau listrik. Sementara 95,8 persen dari 140.783 kendaraan barang dan 99,4 persen dari 18.912 bus menggunakan solar. 

"Total pengurangan karbon bersih akan menjadi sekitar 1,5 hingga dua juta ton per tahun. Pengurangan ini sekitar 4 persen dari total emisi nasional kami, tidak-tidak signifikan," kata Ong Ye Kung. 

Berdasarkan data Land Transport Authority pada Januari 2021, terdapat 18.081 unitnmobil diesel yang mengaspal di Singapura. Volume tersebut 2,8 persen dari populasi roda empat di Negeri Singa. 

Ong Ye Kung mengatakan Singapura ingin menghapus mobil bermesin pembakaran internal ICE atau bensin pada 2040. Semua kendaraan ditargetkan memiliki sumber energi bersih atau kendaraan ramah lingkungan. 

“Demi merealisasikan visi tersebut dan mengingat COEs (Certificate of Entitlement) untuk mobil berjangka waktu 10 tahun, kami akan mewajibkan mulai dari 2030 semua mobil dan taksi baru yang diregistrasikan memiliki teknologi lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut