Sejarah Logo Audi, Gabungan 4 Perusahaan Otomotif saat Terjadi Krisis
Lambang Audi
Pada awal 1930-an dunia mengalami krisis global sehingga banyak perusahaan bangkrut dan membuat perjanjian kerja sama dengan pesaingnya.
Hal tersebut terjadi pada merek Audi. Pada 1932 dalam upayanya tetap bertahan, Horch August menyetujui persyaratan Bank Saxon untuk merger dengan beberapa perusahaan, DKW, Horch dan Wanderer.
Di sinilah awal logo empat cincin Audi lahir. Ini sebagai lambang penggabungan empat produsen kendaraan yang sebelumnya independen, yakni Audi, DKW, Horch, dan Wanderer. Perusahaan-perusahaan ini membentuk akar dari apa yang sekarang Audi AG.

Dunia kembali dilanda krisis akibat peperangan yang terus terjadi dalam kurun waktu lama. Pada 1941, perang menyebabkan rantai produksi mobil putus.
Merek Audi sempat berada di bawah kendali Daimler Group pada 1958. Akhirnya pada 1964 Audi melakukan transisi bekerja sama di bawah naungan Volkswagen Group sampai sekarang.