Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Terapkan Standar Wajib Sistem Kemudi Otomatis mulai Juli 2026, Dorong Keamanan Mobil Pintar
Advertisement . Scroll to see content

Raja Inggris Tak Akan Salahkan Pengemudi Mobil Otonom jika Terjadi Kecelakaan, Siapa Tanggung Jawab?

Jumat, 10 November 2023 - 08:52:00 WIB
Raja Inggris Tak Akan Salahkan Pengemudi Mobil Otonom jika Terjadi Kecelakaan, Siapa Tanggung Jawab?
Ilustrasi mobil otonom. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi itu justru berbeda di negara-negara lain. Ambil contoh di Australia yang benar-benar akan menghukum pengemudi jika ketahuan tidak menaruh tangan mereka di palang kemudi mobil semi otonom.

Saat ini, kecelakaan yang melibatkan mobil otonom memang belum sampai pada jumlah yang besar. Hal itu terjadi karena populasinya yang masih sedikit.

Namun tingkat fatalitasnya sangat tinggi. Banyak korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil otonom.

Terbaru, General Motors (GM) terpaksa menghentikan produksi taksi otonom mereka, Cruise Robotaxi karena mengakibatkan kecelakaan lalu lintas yang fatal.

Editor: Ismet Humaedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut