Produsen Otomotif China Minta Perlakuan Sama dengan Pabrikan Jepang di Indonesia
Jongkie menilai, industri otomotif nasional masih memiliki prospek menjanjikan. Sebab itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat agar Indonesia mampu mempertahankan posisinya sebagai basis produksi kendaraan di kawasan.
Gaikindo mengapresiasi komitmen pemerintah terus menjadikan investor Jepang sebagai mitra strategis dalam pembangunan industri manufaktur nasional. Selama ini, pemerintah memberikan berbagai dukungan melalui fasilitas investasi, insentif fiskal, regulasi yang adaptif, hingga forum komunikasi rutin antara pemerintah dan pelaku industri otomotif.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, mengatakan berbagai kebijakan tersebut menjadi bukti konsistensi pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif nasional.
"Gaikindo melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor,"* kata Anton.
Gaikindo mencatat investasi Jepang di Indonesia tidak hanya dilakukan pada sektor manufaktur kendaraan dan komponen, tetapi juga mencakup pembangunan ekosistem industri pendukung.