Pertama di China, Changan Dapat Persetujuan Operasikan Mobil Otonom Level 3 di Jalan
Data teknis menunjukkan bahwa sistem ini mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 km, membuktikan ketangguhan operasionalnya dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditetapkan secara presisi oleh tim teknis internal.
Fondasi utama dari terobosan ini terletak pada kerangka kerja teknologi kecerdasan Software Defined Architecture (SDA), yang dikembangkan secara mandiri untuk mengintegrasikan seluruh fase mulai dari desain sistem hingga produksi massal. Changan menekankan pentingnya ekosistem keselamatan siklus hidup penuh atau closed-loop safety system, untuk mengawal operasional Level 3 mulai dari tahap laboratorium hingga penggunaan nyata oleh konsumen di jalan raya.
Fokus pengembangan mencakup empat pilar keamanan inti untuk memastikan bahwa fungsi pengemudian otomatis dirancang dan diverifikasi dengan batasan jelas, yang terdiri atas functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), cybersecurity, serta keamanan data.
Changan menerapkan teknologi Autonomous Driving L3, sistem yang dapat mengambil alih tugas mengemudi pada kondisi tertentu namun tetap membutuhkan pengendara yang siap mengambil alih ketika dibutuhkan. Untuk memastikan fungsi L3 aman saat beroperasi di jalan, Changan mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan dengan catatan akurasi laporan dan tingkat keberhasilan peringatan keselamatan sebesar 100 persen.
Editor: Dani M Dahwilani