Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BAIC Boyong Mobil Hybrid BJ30 di GIIAS Makassar 2025
Advertisement . Scroll to see content

Perang Harga Bakal Pecah di GIIAS 2025, APM Pantau Strategi Brand Otomotif China

Sabtu, 05 Juli 2025 - 23:49:00 WIB
Perang Harga Bakal Pecah di GIIAS 2025, APM Pantau Strategi Brand Otomotif China
Brand otomotif asal China mulai menabuh perang harga mobil di Indonesia yang diprediksi akan terjadi di GIIAS 2025. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya rasa konsumen diuntungkan dan menjadi daya tarik bagi konsumen (untuk membeli mobil). Namun untuk yang beli sebelumnya membuat mereka khawatir," katanya.

Sampai kapan perang harga akan terjadi? Tan Kim Piauw menilai tergantung pada kebijakan dari brand tersebut. "Saya pribadi sulit ini (prediksi) kalau persaingan dari principal. Kalau ini pertarungan dari APM atau distributor saya yakin ada batasannya. Tapi kalau principal kita tidak tahu sampai kapan," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta produsen bisa menekan harga mobil, bahkan menurunkannya agar daya beli terjaga. Tahun lalu, penjualan mobil turun hingga 13,9 persen dibandingkan pencapaian pada 2024.

Ini memberikan dampak besar pada berbagai sektor, diharapkan penjualan mobil bisa pulih pada tahun ini. Harga kendaraan bermotor saat ini semakin tinggi akibat adanya PPN 12 persen dan opsen pajak. Ini dikhawatirkan bakal membuat masyarakat enggan membeli kendaraan baru karena lebih mementingkan kebutuhan pokok.

"Tentu pemerintah sebagai kunci untuk bisa membantu rebound-nya industri otomotif. Tetapi juga stakeholders lainnya, saya berharap bisa muncul sense of urgency dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru. Misalnya, ini bukan arahan, misalnya, sacrifice margin atau turunkan harga jual. Ini misalnya, ya. Silakan pelajari masing-masing perusahaan," ujar Agus Gumiwang kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut