Penjualan Tesla Disalip, Elon Musk Tuduh Produsen Mobil Listrik China Bikin Persaingan Tidak Sehat
Tampaknya, China akan mengulangi kesuksesan tersebut pada 2024. Ini seiring dengan upaya BYD dan pabrikan China lainnya memasuki pasar global.
Menghadapin ini, Tesla dikabarkan memulai produksi crossover murah pada 2025 yang diberi kode Redwood. Mobil ini akan masuk dalam segmen entry-level yang ditujukan kepada pembeli baru.
Dikabarkan, Tesla akan menjual mobil baru tersebut dengan harga kurang dari 30.000 dolar AS atau setara Rp470 jutaan. Meski memiliki harga murah, tapi mobil listrik iniakan dibekali teknologi canggih.
Mobil pertama akan dibangun di pabrik Tesla, Texas pada paruh kedua 2025. Produksi kemungkinan akan diperluas ke pabrik-pabrik lain di luar AS pada tahun berikutnya.
Peringatan Elon adalah pengakuan yang langka dari pemimpin perusahaan Barat, bahwa China telah menjadi kekuatan dominan dalam industri mobil listrik. China telah berinvestasi besar-besaran dalam teknologi mobil listrik selama beberapa tahun terakhir, mengembangkan produk kompetitif dengan harga terjangkau.
Editor: Dani M Dahwilani