Pengemudi Fortuner Ditangkap Karena Pakai Pelat Palsu, Kenapa Banyak Pengendara SUV Arogan?
“Ada penelitian yang pernah dilakukan oleh Profesor Psikologi Universitas Helsinki, tahun 2012 yang mengamati bahwa pengemudi mobil mewah cenderung egois. Mereka merasa menjadi kelas atas dan mobil mewah adalah symbol kasta atau kelas sosial yang tinggi,” kata Meity kepada iNews.id.
Kasus terakhir memang menambah rentetan buruk pengemudi di Indonesia yang belum bisa menjaga emosi mereka. Bahkan, Meity menyebutkan mereka yang mengendarai mobil SUV berukuran besar merasa jalan adalah milik mereka.
“Mereka merasa jalan milik mereka. Cara mereka kadang kurang etis dalam meminta jalan ke pengendara laian. Bahkan, seringkali meminta pengguna jalan lain menyingkir dengan cara kasar,” ujarnya.
Akademisi Universitas Gunadarma itu juga menyayangkan tak ada penindakan tegas dari aparat penegak hukum kepada pengemudi SUV yang arogan. Terutama mereka yang menggunakan nomor pelat khusus dan memakai lampu strobo.
Hal tersebut menimbulkan gejolak dalam diri mereka untuk terus melakukan itu karena merasa dirinya memiliki kekuatan lebih besar dibandingkan pengendara lain. Ini yang diakui Meity akan berbahaya apabila dibiarkan.