Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jaecoo Ungkap 20.000 Unit J5 EV Telah Dikirim ke Konsumen, Ternyata Ini Tipe Paling Diburu  
Advertisement . Scroll to see content

Pabrikan Otomotif Jepang Nilai Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Solusi

Senin, 26 Februari 2024 - 16:41:00 WIB
Pabrikan Otomotif Jepang Nilai Mobil Listrik Bukan Satu-satunya Solusi
Pabrikan Jepang menawarkan sejumlah opsi kepada konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan, seperti mobil hybrid atau hidrogen. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satunya adalah Toyota yang telah lama menyuarakan skeptisisme terhadap rencana pemerintah dalam pengembangan kendaraan listrik. Merek lain, seperti Honda, Subaru, Nissan, dan Mazda, juga enggan melakukan upaya maksimal dalam transformasi kendaraan listrik.

Sebuah laporan dari Bloomberg menunjukkan brand otomotif Jepang memiliki firasat bahwa pasar kendaraan listrik pasar akan melambat. “Konsumen yang menentukan kecepatan elektrifikasi. Elektrifikasi bukanlah pertumbuhan yang linier, garis lurus. Itu akan naik dan turun. Namun dalam jangka panjang, hal itu akan tumbuh,” kata Stephen Ma, chief financial officer Nissan Motor dikutip dari Carscoops.

Pendekatan ini terlihat berhasil, di tengah situasi pasar EV global mulai melambat pada 2023 dan 2024. Sementara Toyota dan Honda masih mampu mempertahankan pangsa pasar mereka dan meningkatkan penjualan di beberapa segmen.

Kendati begitu, industri otomotif Jepang masih memiliki beberapa tantangan yang dihadapi, seperti infrastruktur pengisian daya yang belum memadai. Tapi pendekatan hati-hati terhadap elektrifikasi telah menempatkan mereka pada posisi yang tepat untuk menghadapi masa depan.

Terlepas dari kesuksesan ini, CFO Toyota Yoichi Miyazaki mengatakan perusahaannya akan terus berinvestasi pada kendaraan listrik. Ini dilakukan di tengah strateginya mengejar jajaran lengkap yang terdiri dari mobil listrik, plug-in hybrid dan hidrogen.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut