Menjajal Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta, Tak Khawatir Kehabisan Listrik dan Bensin

Dari sisi performa, Wuling Eksion PHEV terasa responsif berkat kombinasi mesin 1.5L dedicated hybrid engine, motor listrik bertenaga 145 kW, dan baterai berkapasitas 20,5 kWh. Teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) bekerja adaptif memberikan akselerasi responsif sekaligus efisien di berbagai kondisi jalan.
Saat pedal gas diinjak, respons tenaga terasa instan tanpa jeda yang mengganggu. Akselerasi berlangsung halus sehingga memberikan rasa percaya diri ketika menghadapi tanjakan di jalur pegunungan.
Di sisi lain, SUV 7-seater ini juga dapat menempuh jarak hingga 125 kilometer dalam mode listrik murni dan di atas kertas memiliki total jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.

Dalam kegiatan media test drive ini, Wuling juga menghelat Ultimate Packing Challenge dan Journey Content Challenge yang dirancang untuk memberikan pengalaman lebih interaktif. Pada kesempatan tersebut, jurnalis ditantang memaksimalkan kapasitas dan fleksibilitas bagasi Wuling Eksion yang mencapai hingga 1.788 liter ketika kursi baris kedua dan ketiga dilipat rata.
Perjalanan pun berakhir di Yogyakarta setelah menempuh total jarak 627 kilometer. Menariknya, indikator bahan bakar masih menunjukkan sisa sekitar 50 persen. Artinya, kendaraan ini masih memiliki potensi melanjutkan perjalanan jarak jauh tanpa perlu mengisi bahan bakar kembali.
Hasil tersebut menjadi salah satu poin menarik dari Wuling Eksion PHEV, terutama di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap efisiensi kendaraan dan fluktuasi harga bahan bakar. Kombinasi performa, kenyamanan, serta efisiensi energi, SUV ini menawarkan pengalaman berkendara menarik untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.

Editor: Dani M Dahwilani