Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Hanif Edukasi Mahasiswa UNS soal Mobil Listrik di Autotech iNews Campus Connect
Advertisement . Scroll to see content

Khawatir Meledak, Rumah Sakit Ini Tak Izinkan Mobil Listrik Parkir

Senin, 13 Mei 2024 - 17:31:00 WIB
Khawatir Meledak, Rumah Sakit Ini Tak Izinkan Mobil Listrik Parkir
Rumah Sakit Alder Hey di Liverpool, Inggris melarang mobil listrik parkir karena khawatir meledak. (Foto: X/Paul Freeman-Powell)
Advertisement . Scroll to see content

Meskipun penjelasan ini tidak masuk akal bagi pemilik kendaraan listrik, Freeman mengalah dengan parkir di luar area rumah sakit. Dia tidak ingin melewatkan janji dengan dokter untuk putranya yang berusia 7 tahun.

Paul Freeman-Powell membagikan pengalamannya di media sosial dan secara terbuka membagikan dokumen “Permintaan Kebebasan Informasi”. Dalam permohonan itu, dia menyatakan mobil bensin lebih berisiko terbakar atau bahkan meledak.

Rumah sakit Alder Hey dalam pernyataannya ke BBC menjelaskan, mereka memang membatasi parkir kendaraan listrik di salah satu area parkirnya. Ini dilakukan setelah mendapat saran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Merseyside.

Meskipun kebakaran kendaraan listrik diketahui menyebabkan banyak masalah bagi petugas pemadam kebakaran, beberapa ahli menyatakan bahwa keputusan rumah sakit tidak didukung bukti.

Kepala Transportasi di kelompok riset Unit Intelijen Energi dan Iklim, Colin Walker menerangkan kendaraan bermesin bensin 80 kali lebih mungkin terbakar dibandingkan kendaraan listrik.

Menurut laporan lain dari Badan Kontinjensi Sipil Swedia, pada 2022 terjadi rata-rata 3,8 kebakaran per 100.000 kendaraan listrik dan hybrid. Angka ini jauh lebih rendah dari rata-rata 68 kebakaran per 100.000 mobil bensin.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut