Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Hanif Edukasi Mahasiswa UNS soal Mobil Listrik di Autotech iNews Campus Connect
Advertisement . Scroll to see content

Kepemilikan Mobil Rendah, Pemerintah Rangkul Jepang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:38:00 WIB
Kepemilikan Mobil Rendah, Pemerintah Rangkul Jepang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik
Menperin mendorong peningkatan kerja sama dengan Jepang, terutama dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melalui Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan lawatan ke Jepang bertemu dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Ken Saito, di Tokyo. Salah satu isu dalam pertemuan itu adalah membahas kerja sama dalam bidang otomotif antara Jepang dan Indonesia. 

Menperin mendorong peningkatan kerja sama, terutama dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dalam pertemuan itu, Menperin bercerita rasio kepemilikan mobil di Indonesia masih sangat rendah.

Dia mengungkapkan peluang besar kepada industri otomotif Jepang untuk berpartisipasi mengisi gap consumption per capita untuk produk otomotif. Menurutnya, ini sangat penting untuk meningkatkan status ekonomi Indonesia secara dunia.

“Saat ini rasio kepemilikan kendaraan roda empat di Indonesia adalah 99 mobil/1.000 penduduk. Saya yakin dalam waktu tidak terlalu lama bisa didorong untuk mencapai 150/1000. Sebab itu, saya mengharapkan produk mobil dari Jepang dapat mengisi gap tersebut,” kata Menperin seperti dikutip dalam keterangan resmi.

Selain potensi rasio kepemilikan mobil, isu lain yang dibahas terkait dengan transisi energi. Hal ini sebelumnya sudah didiskusikan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida. Keduanya telah membahas proyek prioritas di bidang transisi energi dalam kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC), pada Desember 2023 lalu di Jepang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut