Kecelakaan Bus dan Truk Dipicu Human Error, Hino Tekankan Kompetensi Driver dan Perawatan Kendaraan
“Pengemudi kendaraan niaga memiliki tanggung jawab besar. Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara. Selain itu, manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu laik jalan dan fitur keselamatan bekerja optimal,” ujar Pieter Andre.
Dia menilai peningkatan kompetensi pengemudi bukan hanya soal kemampuan mengemudi, tetapi juga berkaitan dengan pola pikir dan kesadaran terhadap keselamatan di jalan. Pelatihan yang berkelanjutan, pengemudi diharapkan mampu memahami risiko dan mengantisipasi potensi bahaya selama perjalanan.
Selain faktor pengemudi, kondisi kendaraan juga memiliki peran penting dalam menentukan tingkat keselamatan transportasi. Kendaraan yang tidak dirawat dengan baik berpotensi mengalami kerusakan teknis yang dapat memicu kecelakaan.
Untuk itu, Hino menekankan pentingnya sistem manajemen perawatan kendaraan yang terstruktur dan disiplin. Perawatan rutin tidak hanya memastikan kendaraan tetap laik jalan, tetapi juga menjaga performa kendaraan agar tetap optimal dalam operasional.
Upaya meningkatkan keselamatan transportasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara produsen kendaraan, operator transportasi, regulator, serta pengemudi untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih aman.