Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pentingnya Berkendara Bijak saat Mudik, Perjalanan Aman Dimulai dari Diri Pengemudi
Advertisement . Scroll to see content

Jetour T1 Diuji di Medan Ekstrem dari Pegunungan Andes hingga Gurun Atacama, Bakal Masuk Indonesia?

Jumat, 10 April 2026 - 06:50:00 WIB
Jetour T1 Diuji di Medan Ekstrem dari Pegunungan Andes hingga Gurun Atacama, Bakal Masuk Indonesia?
Digadang-gadang bakal masuk Indonesia, Jetour T1 menjalani uji ekstrem mulai dari ketinggian Pegunungan Andes hingga Gurun Atacama. (Foto: Jetour)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Digadang-gadang bakal masuk Indonesia, Jetour T1 menjalani serangkaian uji ekstrem untuk menjajal batas kemampuan kendaraan. SUV ini dipaksa bertarung di kondisi paling menantang, mulai dari ketinggian Pegunungan Andes hingga kekeringan ekstrem Gurun Atacama.

Di Pegunungan Andes dengan ketinggian lebih dari 5.000 meter, Jetour T1 menghadapi suhu ekstrem, tekanan udara rendah, dan kadar oksigen minim. Kondisi ini dikenal mampu menurunkan performa kendaraan secara signifikan.

Situasi ekstrem tersebut dimanfaatkan untuk menguji kemampuan cold start, performa off-road, tenaga mesin, hingga handling kendaraan. Hasilnya, mesin 2.0T Turbocharged mampu menyala hanya dalam satu kali percobaan, meskipun kadar oksigen hanya sekitar 60 persen dari kondisi normal.

Pengujian off-road juga menunjukkan performa impresif. Sistem XWD Intelligent All-Wheel Drive mampu mendistribusikan torsi secara real time, memungkinkan mobil melibas medan berat seperti pasir longgar hingga jalur ekstrem tanpa hambatan berarti.

Sementara itu, pada pengujian handling, kombinasi sistem AWD, Electronic Limited Slip Differential, dan Bosch ESP 9.3 menjaga stabilitas kendaraan tetap optimal. Bahkan saat diterpa angin kencang dan melintasi permukaan dengan traksi rendah, kendaraan tetap terkendali.

Uji ekstrem kemudian berlanjut ke Gurun Atacama yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling kering di dunia. Area ini sering dijuluki sebagai “driving forbidden zone” karena kondisi lingkungannya yang sangat tidak bersahabat.

Kelembapan hanya sekitar 5 persen, suhu ekstrem, debu garam korosif, serta fluktuasi suhu harian di atas 30 derajat Celsius, Atacama menjadi ujian sesungguhnya untuk durabilitas kendaraan. Jetour T1 berhasil membuktikan ketangguhannya.

SUV ini mampu keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat distribusi torsi hingga 390 Nm ke keempat roda secara presisi. Selain itu, performa tanjakan hingga 30 derajat juga dapat dilalui dengan tenaga yang tetap stabil.

Meski melaju di tengah badai pasir, kabin tetap bersih berkat penggunaan filter udara CN95 yang menjaga kualitas udara bagi penumpang.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan, pengujian ini menjadi bagian dari strategi global Jetour Travel+, menguji ketangguhan Jetour T1 di kondisi dunia nyata yang jauh dari kata ideal.

“Melalui pengujian di berbagai kondisi ekstrem di dunia, kami ingin memastikan setiap teknologi dan kapabilitas yang kami tawarkan benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen dalam setiap perjalanan mereka. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Jetour untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan pers.

Ranggie tak menampik mobil ini akan menjadi amunisi baru di Indonesia. Jika masuk pasar Tanah Air, T1 berpotensi menjadi pesaing di segmen SUV petualang.

Secara spesifikasi Jetour T1 merupakan SUV compact bergaya off-road (light off-road) yang ditenagai dua pilihan mesin turbo tangguh, yaitu 1.5L Turbo (168-181 HP) untuk efisiensi harian dan 2.0L Turbo (hingga 250 HP, 390 Nm) untuk performa tinggi. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis DCT 7-percepatan dan sistem penggerak AWD.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut