Jadi Kasus Pertama di Dunia, BYD Ungkap Temuan Awal Insiden Asap pada Mobil Listrik Seal
Baterai low-voltage pada BYD Seal menggunakan teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP), bukan aki konvensional jenis lead acid. Baterai ini memiliki keunggulan seperti bobot yang lebih ringan hingga enam kali lipat, konsumsi daya lima kali lebih efisien, serta usia pakai yang diklaim bisa mencapai 15 tahun.
Berdasarkan buku manual BYD Seal yang tersedia publik, baterai 12 volt ini terletak di bawah jok penumpang belakang sisi kiri dan bisa diisi ulang secara otomatis melalui high-voltage battery dalam kondisi tertentu.
PT BYD Motor Indonesia menyatakan terus menjalin komunikasi aktif dengan pemilik kendaraan sejak awal kejadian. “Sebagai bentuk tanggung jawab, kami melakukan investigasi mendalam dan akan terus memperbarui informasi kepada publik,” kata Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan.
Selain itu, lanjut dia, BYD berencana memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai karakteristik kendaraan listrik, khususnya perbedaan sistem kelistrikan dan prosedur keselamatan.
Meski penyelidikan masih berlangsung, BYD menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan pengguna serta transparansi dalam penanganan setiap insiden yang melibatkan produknya.