Isi Angin Ban Depan dan Belakang Mana Harus Lebih Tinggi? Ini Jawabannya
Sebaliknya, tekanan yang terlalu rendah dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros, memperpanjang jarak pengereman, serta meningkatkan risiko pecah ban akibat panas berlebih.
Untuk mendapatkan angka yang paling akurat, pemilik mobil sebaiknya mengacu pada stiker rekomendasi yang ditempel pabrikan pada bagian pilar pintu pengemudi.
Biasanya terdapat dua rekomendasi berbeda, yakni untuk kondisi normal dan kondisi kendaraan membawa muatan penuh. Pengecekan tekanan angin juga sebaiknya dilakukan saat kondisi ban masih dingin agar hasil pengukuran lebih akurat.
Intinya, tidak ada aturan mutlak ban depan atau belakang selalu harus lebih tinggi. Dalam kondisi normal, tekanan ban depan biasanya sedikit lebih besar karena menanggung beban mesin. Namun saat mobil membawa banyak penumpang dan barang, tekanan ban belakang bisa dibuat lebih tinggi sesuai rekomendasi pabrikan agar kendaraan tetap aman, stabil, dan nyaman saat digunakan.
Editor: Dani M Dahwilani