Intip Keiritan Mobil Listrik DFSK Gelora E, Hanya Mengeluarkan Biaya Rp200 per Km
DFSK Gelora E Minibus hadir dengan kapasitas tujuh penumpang. Model ini sangat cocok digunakan sebagai kendaraan angkutan umum, travel, kendaraan shuttle, antar jemput karyawan, bahkan mendukung sektor pariwisata.
Varian lain yang ditawarkan adalah DFSK Gelora E Blind Van, didukung panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic). Kabin yang lapang ini sangat bisa diandalkan untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, katering, angkutan barang, dan berbagai sektor lainnya.
“DFSK Gelora E kami hadirkan sebagai solusi mobilitas usaha di masa depan dengan banyak keunggulan yang ditawarkan. Ini adalah menjadi bukti All For Customer yang kami usung dengan menghadirkan kendaraan yang benar-benar mengerti akan kebutuhan konsumen, khususnya untuk mendukung perkembangan usaha dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” kata Achmad Rofiqi.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai kehadiran DFSK Gelora E akan berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia karena berkesempatan mengambil banyak peran di tengah-tengah masyarakat. "Kendaraan ini cocok untuk feeder bus, shuttle bus bandara dan stasiun kereta api. Kendaraan ini juga bisa dipakai di kota-kota lain di Indonesia," ujar Budi.
Sebab itu, dia berharap DFSK Gelora bisa memiliki harga terjangkau agar masyarakat bisa mudah memilikinya dan bisa digunakan untuk meningkatkan usaha. “Semoga ini bisa segera diproduksi di Indonesia dan memiliki TKDN (kandungan lokal) tinggi,” kata Menteri Budi.
Berapa harga mobil listrik ini? DFSK Gelora E Minibus dibanderol antara Rp510 juta sampai Rp520 juta. Sementara DFSK Gelora E Blind Van dijual Rp480 sampai Rp490 juta selama IIMS Hybrid 2021, pada 15-25 April 2021.
Editor: Dani M Dahwilani