Insentif Impor Mobil Listrik Dihapus, Xpeng Tak Khawatir Kendaraan Sudah Dirakit di Indonesia
Ha menyebutkan untuk menunjang layanan penjualan dan purnajual, Xpeng menargetkan membangun enam dealer pada tahun ini. "Saat ini, kita sudah ada tiga dealer. Untuk yang di Puri bahkan sudah dilengkapi fasilitas body & shop. Deelar yang akan kami resmikan dalam waktu dekat ini adalah di Pondok Indonesia," katanya.
Xpenng X9 hadir di Indonesia dalam tiga varian. Masing-masing, Xpeng X9 Standard Range Pro dibanderol Rp990 juta, Long Range Pro Rp1,059 miliar, dan Long Range Pro+ Rp 1,099 miliar on the road Jakarta.
Seperti diketahui, Insentif impor mobil listrik CBU (Completely Built Up) berakhir pada 31 Desember 2025. Mulai 2026 impor mobil listrik akan dikenakan tarif normal. Insentif yang ada berupa pembebasan bea masuk dan PPnBM ditanggung pemerintah, yang diberikan kepada produsen yang berkomitmen melakukan investasi dan produksi di Indonesia. Setelah insentif berakhir, produsen wajib memenuhi komitmen produksi lokal sesuai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada periode 2026-2027.
Detail insentif yang berlaku hingga akhir 2025
Periode transisi 2026-2027
Perkiraan tarif normal mulai 2026
Editor: Dani M Dahwilani