Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : VinFast Akhirnya Luncurkan Mobil Listrik Tujuh Penumpang VF MPV 7, Dirakit di Subang
Advertisement . Scroll to see content

Insentif Ditutup, Berikut Daftar Mobil Listrik yang Wajib Produksi di Indonesia mulai 2026

Selasa, 09 September 2025 - 14:47:00 WIB
Insentif Ditutup, Berikut Daftar Mobil Listrik yang Wajib Produksi di Indonesia mulai 2026
Sejumlah manufaktur penerima insentif mobil listrik impor wajib produksi di Indonesia mulai 2026, yaitu Citroen, Aion, Maxus, BYD, Geely, VinFast, Xpeng, dan GWM Ora. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Xpeng yang masuk ke Indonesia melalui Erajaya Active Lifestyle, memasarkan G6 dan X9. Kabarnya, produsen asal China itu akan mendistribusikan seluruh model yang dipasarkan di Tanah Air usai melakukan perakitan lokal.

Kemudian ada GWM Ora yang memasarkan Ora 03 sebagai mobil listrik bergaya hatchback. Untuk tahap awal, unit yang akan dikirimkan ke konsumen merupakan CBU (Completely Built Up) atau didatangkan secara utuh dari China.

Berikutnya ada VinFast yang telah memasarkan VF e34 dan VF 5 di pasar Indonesia. Mereka saat ini sedang membangun pabrik di Subang, Jawa Barat, dan direncanakan bakal beroperasi awal tahun depan.

Terakhir adalah BYD yang memasarkan seluruh modelnya dengan status CBU di Indonesia. Bahkan, penjualan mereka saat ini sudah mencapai 20.000 unit. Mereka diminta memproduksi mobil dengan jumlah yang sama saat melakukan perakitan lokal.

Sebagai informasi, BYD memasarkan sejumlah model di Indonesia, seperti Dolphin, Atto 3, Seal, M6, dan terbaru Atto 1. Selain itu, mereka juga membawa sub-brand premium Denza D9, yang merupakan MPV listrik mewah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut