Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pikap Tabrak 2 Motor di Jalur Puncak Bogor, 3 Luka-Luka Termasuk Ibu Hamil Tua
Advertisement . Scroll to see content

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:16:00 WIB
Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?
Impor 105.000 mobil pikap dari India, jika kendaraan rusak di desa terpencil, apakah tersedia bengkel resmi? (Foto: Tata/Mahindra)
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan tersebut menyoroti realitas di lapangan. Mobil operasional koperasi desa akan dipakai setiap hari untuk distribusi barang, logistik pangan, hingga aktivitas ekonomi lokal. Jika harus menunggu sparepart impor atau antre servis di kota besar, kerugian operasional tak terhindarkan.

Regulasi dan Homologasi

Selain soal bengkel, aspek legalitas kendaraan juga dipertanyakan. Gaikindo mengingatkan setiap kendaraan yang diproduksi di Indonesia wajib melalui prosedur Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) sebelum bisa digunakan di jalan raya.

“Kami selama ini telah melalui prosedur Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) sebagai bukti homologasi sebelum dioperasikan di jalan raya. Bagaimana dengan kendaraan impor?,” kata Rizwan.

Hal ini menjadi perhatian karena proses homologasi memastikan standar keselamatan, emisi, serta kesesuaian spesifikasi teknis dengan regulasi nasional. Tanpa kesiapan administrasi dan teknis, distribusi massal kendaraan bisa menghadapi hambatan.

Gaikindo mencatat terdapat tujuh produsen yang telah membangun basis produksi di Indonesia. Mereka adalah PT Suzuki Indomobil Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor, PT SGMW Motor Indonesia, PT Sokonindo Automobile, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, dan PT Astra Daihatsu Motor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut