Harga Pertamax Naik Banyak Pengendara Beralih ke Pertalite, Ini Dampaknya bagi Mesin Kendaraan
Sebaliknya, penggunaan bensin dengan nilai oktan lebih rendah dari kebutuhan mesin dapat memicu pembakaran yang tidak stabil. Kondisi ini biasanya ditandai dengan suara mesin lebih kasar, tenaga berkurang, dan tarikan kendaraan terasa lebih berat, terutama saat melewati tanjakan.
Meski demikian, penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang terlalu tinggi dari rekomendasi pabrikan juga tidak selalu memberikan manfaat tambahan. Dalam beberapa kasus, pembakaran bisa menjadi kurang optimal sehingga meninggalkan sisa bahan bakar yang mengotori ruang bakar.
Dari sisi efisiensi, bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai justru dapat membantu menghemat konsumsi BBM. Pembakaran yang lebih sempurna membuat energi tidak terbuang sia-sia sehingga pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan performa yang diinginkan.
Rasio kompresi merupakan perbandingan volume ruang bakar saat piston berada di titik terendah dan tertinggi. Semakin tinggi rasio kompresi, semakin besar pula tekanan dan suhu yang terjadi di dalam ruang bakar.
Sebab itu, mesin dengan teknologi modern, termasuk yang menggunakan turbocharger dan sistem injeksi canggih, membutuhkan bahan bakar dengan nilai oktan yang sesuai agar terhindar dari gejala knocking atau ledakan dini yang berpotensi merusak komponen internal mesin.
Memilih bahan bakar berdasarkan spesifikasi pabrikan bukan hanya soal menjaga performa kendaraan, tetapi juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan biaya perawatan yang lebih besar di masa mendatang.
Editor: Dani M Dahwilani