Gaikindo Bingung Indonesia Impor 105.000 Mobil dari India, Padahal Ada 7 Pabrik Kendaraan Niaga di Dalam Negeri
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menegaskan industri nasional sebenarnya siap berkontribusi.
“Sebenarnya anggota Gaikindo dan juga industri-industri pendukungnya, di antaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, namun memang diperlukan waktu yang memadai agar jumlah dan kriterianya dapat dipenuhi,” kata Putu Juli dalam keterangan persnya, Jumat (20/2/2026).
Dia menambahkan, jika diberikan kesempatan dan waktu yang cukup, ekosistem industri otomotif nasional mampu berpartisipasi memenuhi kebutuhan kendaraan komersial tersebut.
“Ini juga dapat menghindari terjadinya pengurangan tenaga kerja yang saat ini berpotensi cukup tinggi karena penurunan permintaan pasar dalam negeri selama beberapa tahun belakangan,” ujar Putu.
Sebelumnya, proyek pengadaan kendaraan untuk KDKMP memicu kontroversi setelah diketahui melibatkan impor besar-besaran dari India. Dua produsen, yakni Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd, mendapatkan pesanan total 105.000 unit kendaraan.