Era Elektrifikasi, Pajero Sport Pilih Pertahankan Mesin Diesel
JAKARTA, iNews.id – Di tengah tren elektrifikasi yang kian masif, Mitsubishi Pajero Sport masih mempertahankan mesin diesel sebagai jantung utama. Di balik pilihan tersebut, tersimpan strategi kuat untuk menjawab kebutuhan nyata konsumen Indonesia yang masih mengutamakan performa, efisiensi, dan daya jelajah SUV.
Model Mitsubishi Pajero Sport telah lama dikenal sebagai SUV medium. Selama lebih dari 15 tahun hadir di Indonesia, model ini berkembang menjadi ikon kendaraan petualang yang menawarkan keseimbangan antara performa dan kepraktisan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Untuk menopang produk, mereka juga fokus pada layanan purnajual di berbagai daerah.
“Kami berfokus pada pemberian nilai jangka panjang kepada konsumen melalui efisiensi kendaraan, durability mesin, serta biaya perawatan yang terkontrol. Selain itu, kami juga terus memperkuat layanan purnajual melalui jaringan bengkel dan ketersediaan suku cadang,” ujar President Director PT MMKSI, Atsushi Kurita
Diketahui, Pajero Sport hadir dengan dua pilihan mesin diesel. Pertama, varian Dakar menggunakan mesin 4N15 2.442 cc turbo intercooler diesel Euro 4 dengan tenaga 181 PS dan torsi 430 Nm. Sementara varian Exceed dan GLX memakai mesin 4D56 2.477 cc dengan tenaga 136 PS dan torsi 324 Nm. Keduanya dirancang untuk memberikan kombinasi performa kuat dan efisiensi bahan bakar tetap terjaga.
Mesin diesel pada Mitsubishi Pajero Sport didukung teknologi MIVEC yang membantu mengoptimalkan pembakaran agar lebih efisien tanpa mengorbankan tenaga. Dalam penggunaan harian hingga perjalanan luar kota, konsumsi bahan bakarnya dinilai cukup kompetitif untuk kelas SUV besar, sekaligus tetap responsif di berbagai kondisi jalan.