Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tetap Pede
Ini sangat berbeda dengan mobil listrik yang dijual Hyundai, yakni mulai dari Rp700 jutaan. Namun, mereka percaya diri (pede) kehadiran produsen asal China itu akan membuat industri mobil listrik semakin berkembang.
“Sebenarnya kedatangan merek-merek baru itu akan membuat market lebih berkembang. Segmen (mobil) saat ini begitu luas dan saya rasa setiap merek itu sudah menargetkan segmennya,” ujar Chief Marketing Officer of PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Budi Nur Mukmin di Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2024).
Budi menegaskan Hyundai tidak khawatir dengan banyaknya mobil listrik asal China yang menawarkan produk dengan harga terjangkau di Indonesia. Menurutnya, Hyundai sudah memiliki citra sebagai brand premium.
Sebab itu, produk yang ditawarkan memiliki rentang harga cukup mahal disesuaikan pada teknologi yang dibenamkan. Budi meyakini pasar mobil listrik Hyundai sudah terbentuk dan memiliki konsumen sendiri.
“Kita tidak terlalu khawatir ya sebenarnya dengan kondisi seperti itu, semuanya pasti akan kebagian. Kemudian positioning apa yang kita tuju. Sebenarnya sekarang ini kita sudah berhasil menciptakan ‘image’ bahwa Hyundai adalah merek premium dan kita ingin menjaga itu dengan kesuksesan,” kata Budi.