Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tren Warna Mobil dan Motor 2026, Penta Prediksi Warna Agresif dan Efek Unik Akan Digandrungi
Advertisement . Scroll to see content

Cat Mobil Rusak hingga Mengelupas, Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini

Senin, 22 Januari 2024 - 06:09:00 WIB
Cat Mobil Rusak hingga Mengelupas, Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini
Ada lima faktor yang menyebabkan tampilan cat kendaraan Anda cepat rusak hingga mengelupas. (Foto: Dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

2. Pakai Selimut Mobil Anti Air

Kebiasaan memakai selimut atau cover mobil yang tahan air ternyata juga tidak begitu dianjurkan. Kebiasaan ini bisa membuat cat pada mobil Anda jadi lebih cepat rusak dan mengelupas.

Cover yang tahan air biasanya akan menahan lembab di antara cover dan permukaan bodi mobil. Situasi lembab ini akan bertahan terus-menerus dan terciptalah lingkungan yang ideal bagi jamur.

3. Parkir di Bawah Pohon

Seringkali pengendara memilih parkir di bawah pohon karena teduh dan terhindar dari sinar matahari. Padahal ini juga berbahaya. Saat parkir di bawah pohon, mobil Anda bisa saja tertimpa daun-daun maupun ranting.

Terlebih getah dari pohon atau kotoran hewan bisa langsung mengenai bodi mobil dan dapat merusak cat. Getah pohon juga bisa meninggalkan bekas noda yang membandel dan saat dibersihkan malah merusak cat pada bodi mobil.

4. Lap Pakai Kain Kotor

Kebiasaan yang satu ini juga seringkali tidak disadari pemilik mobil. Banyak orang yang ternyata terbiasa mengelap bodi mobil menggunakan kain atau lap kotor.

Permukaan lap yang kotor bisa saja penuh dengan debu dan partikel kasar. Kotoran dan partikel kasar tersebut bisa meninggalkan goresan pada bodi mobil lalu merusak bagian cat.

Jika ingin mengeringkan atau membersihkan mobil, pastikan untuk memakai lap yang benar-benar bersih. Pakailah microfiber atau lap yang permukaannya halus sehingga tidak akan meninggalkan bekas pada bodi mobil.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut