BYD Ungkap Sisihkan Setiap Penjualan Mobil Bantu Sekolah Anak Indonesia
JAKARTA, iNews.id – BYD Indonesia mengungkapkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Menariknya, setiap kendaraan yang terjual berkontribusi untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah di berbagai daerah.
Presiden Direktur BYD Indonesia Eagle Zhao mengatakan setiap langkah transformasi tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga melalui kontribusi nyata kepada masyarakat dan generasi masa depan. Program ini menjadi bagian dari inisiatif BYD yang sebelumnya diperkenalkan melalui gerakan Small Steps for Tomorrow.
Dia menjelaskan pendidikan menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Pada 2024, perusahaan mendirikan dana pendidikan senilai 3 miliar yuan untuk mendukung pengembangan pendidikan dan teknologi.
Melalui program terbaru ini, BYD berkomitmen memperluas dampak sosialnya hingga menjangkau 45 kota di Indonesia. Bersama jaringan dealer dan mitra, perusahaan akan membantu memenuhi kebutuhan sekolah serta mendukung lebih banyak anak Indonesia meraih cita-cita mereka.
“Karena setiap kendaraan BYD yang melaju di jalan bukan hanya simbol inovasi. Tetapi juga merepresentasikan sebuah langkah maju. Satu langkah menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/6/2026).

Di sisi bisnis, BYD mencatat pertumbuhan yang signifikan secara global. Pada Mei 2026, perusahaan membukukan penjualan lebih dari 383.000 kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV). Secara akumulatif, penjualan global kendaraan energi baru BYD telah melampaui 16,5 juta unit dan telah hadir di lebih dari 121 negara dan wilayah.
Perusahaan mengklaim pencapaian tersebut turut berkontribusi mengurangi sekitar 144,6 miliar kilogram emisi karbon secara global, yang disebut setara dengan kapasitas penyerapan karbon sekitar 2,41 miliar pohon.
Pertumbuhan juga terjadi di Indonesia. Sebelum BYD masuk ke pasar nasional, pangsa pasar kendaraan listrik disebut masih berada di bawah 1 persen. Kini, pada 2026, pangsa kendaraan listrik nasional telah meningkat hingga sekitar 20 persen.
Hingga Mei 2026, BYD mengaku telah menyerahkan lebih dari 91.000 kendaraan kepada konsumen Indonesia. Jumlah tersebut membuat BYD menjadi salah satu pemain utama yang mewakili lebih dari 40 persen kendaraan listrik yang saat ini beroperasi di jalan raya Indonesia.
"Selain menghadirkan teknologi kendaraan listrik murni, BYD juga memperkenalkan teknologi terbaru Dual Mode yang melengkapi lini kendaraan energi baru mereka. Peluncuran teknologi tersebut dibarengi kegiatan edukasi melalui Tech Culture Fest yang digelar di sejumlah kota di Indonesia," kata Eagle Zhao.
Editor: Dani M Dahwilani