Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diproduksi Lokal BYD M6 DM Akan Dikirim ke Konsumen Juni 2026, Segini Perkiraan Harganya
Advertisement . Scroll to see content

BYD Ungkap Bakal Bikin Robot Humanoid, Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar

Jumat, 05 Juni 2026 - 16:31:00 WIB
BYD Ungkap Bakal Bikin Robot Humanoid, Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar
BYD mengonfirmasi tengah mengembangkan robot humanoid memanfaatkan teknologi mobil pintar. (Foto: Ilustrasi AI/BYD)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Raksasa kendaraan listrik asal China, BYD resmi mengonfirmasi tengah mengembangkan robot humanoid. Langkah ini menjadi pernyataan publik paling jelas dari perusahaan terkait ambisinya memperluas bisnis di luar industri otomotif.

Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke mengungkapkan perusahaan telah mengerjakan teknologi robot humanoid dan menilai kemampuan manufaktur, perangkat lunak, serta perangkat keras menjadi faktor utama dalam persaingan industri tersebut.

Dia menjelaskan, teknologi kecerdasan buatan (AI) yang digunakan pada kendaraan pintar memiliki fondasi yang sama dengan robotika. Bahkan, jika robot humanoid nantinya menjadi produk rumah tangga yang umum digunakan, BYD dapat memanfaatkan jaringan dealer yang sudah dimiliki untuk mendistribusikannya kepada konsumen.

"AI otomotif dan robotika memiliki fondasi teknologi yang sama," kata Li Ke, seperti dikutip First Financial.

Menurut Li Ke, keahlian BYD dalam pengembangan AI otomotif dapat diterapkan langsung pada robot humanoid. Sebab, kedua sektor tersebut sama-sama mengandalkan teknologi persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi perangkat lunak, hingga rekayasa perangkat keras.

Robot humanoid juga menggunakan banyak komponen yang saat ini telah menjadi bagian dari kendaraan pintar modern. Teknologi tersebut mencakup sensor, aktuator listrik, baterai, platform komputasi, dan model AI.

Selain itu, produsen mobil memiliki keunggulan dalam manufaktur skala besar, pengelolaan rantai pasok, hingga pengembangan sistem yang mengutamakan aspek keselamatan. Kesamaan inilah yang mendorong semakin banyak perusahaan otomotif Tiongkok mulai melirik industri robotika humanoid.

Dalam pengembangannya, BYD disebut tidak menutup kemungkinan menerapkan pendekatan platform terbuka. Artinya, perusahaan tidak hanya memproduksi robot humanoid sendiri, tetapi juga berpotensi bekerja sama dengan perusahaan robotika lain.

Strategi tersebut mirip dengan pendekatan BYD di sektor otomotif, di mana perusahaan mengembangkan teknologi inti secara internal sambil tetap menjalin kemitraan dengan pemasok dan mitra eksternal.

Meski demikian, Li Ke belum mengungkapkan jadwal peluncuran komersial, spesifikasi teknis, nilai investasi, maupun target produksi robot humanoid yang sedang dikembangkan tersebut.

Produsen Mobil Berlomba Masuk Industri Robot

BYD bukan satu-satunya produsen mobil yang memasuki pasar robot humanoid. Sebelumnya, Chery dilaporkan mulai menjual robot humanoid secara daring dengan baterai 0,7 kWh dan harga 280.000 yuan atau sekitar 41.400 dolar AS.

Sementara itu, Xpeng juga terus menghubungkan strategi pengembangan AI dengan robotika. Perusahaan tersebut sebelumnya memperkenalkan teknologi mengemudi tanpa navigasi serta rencana robotaxi Level 4 (L4), yang menunjukkan semakin kuatnya keterkaitan antara AI otomotif dan robot humanoid.

Di tengah ekspansi ke sektor baru tersebut, BYD tetap mempertahankan posisinya sebagai produsen kendaraan energi baru terbesar di Tiongkok berdasarkan volume penjualan. Pada April 2026, perusahaan membukukan penjualan 321.123 kendaraan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut