Bukan Wuling Binguo EV dan BYD Seagull, Ini Lawan Mobil listrik Aion UT di Indonesia
Kedua varian juga berbeda dari sisi performa. Aion UT Standard ditenagai motor listrik 100 kW, sedangkan versi Premium lebih bertenaga dengan 150 kW. Keduanya memiliki torsi 210 Nm dan mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu hanya 8,2 detik. Pengisian cepat DC Fast Charging dengan standar CCS2 memungkinkan pengisian 30–80 persen hanya dalam 24 menit.
Dari sisi dimensi, Aion UT memiliki panjang 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, serta ground clearance 160 mm. Mobil ini juga menawarkan kapasitas bagasi 440 liter, dan hingga 1.600 liter saat kursi baris kedua dilipat.
Untuk fitur keamanan, Aion UT dilengkapi teknologi ADAS L2 dan enam airbag. Sistem hiburannya menggunakan enam speaker dari ADiGO, sementara interiornya dihiasi kursi berbahan kulit sintetis PVC dan panoramic roof elektrik yang mewah.
Mengenai harga, GAC Indonesia masih merahasiakan banderol resmi Aion UT. Disebut harga akan diumumkan pada ajang GIIAS 2025. Aion UT bukan sekadar pelengkap pasar EV, tapi hadir sebagai pesaing serius bagi hatchback listrik lainnya seperti MG 4 EV, Ora 3, dan BYD Dolphin.
Editor: Dani M Dahwilani