Berkendara di Sekitar Truk Besar, Ini 5 Hal Harus Dipahami agar Tidak Terjadi Kecelakaan
Menjaga jarak aman membuat pengemudi bisa mengantisipasi pergerakan truk. Seperti saat truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.
"Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun juga membuat mobil mudah terlihat sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak bermanuver yang membuat kendaraan Anda tidak terlihat pengemudi truk," ujar Ricky.
2. Berikan Tanda atau Isyarat
Berikan tanda saat Anda ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Ini membuat pengemudi truk menyadari keberadaan mobil Anda dan menjaga kewaspadaan.
3. Berikan Ruang Cukup
Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk dengan mobil di depan. Kalau jaraknya terlalu dekat, Anda jangan memaksakan diri masuk antara keduanya.
"Situasi ini akan membuat mobil Anda berada di blind spot sopir truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan mengerem mendadak," kata Ricky.
4. Perhatikan Manuver Truk
Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat akan bermanuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.
Apalagi mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil Anda terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.
5. Truk Punya Keterbatasan
Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti. Sebab itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang cukup untuk manuver.
Editor: Dani M Dahwilani