Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bikin Melongo, Hyundai Nexo Charging 5 Menit Bisa Tempuh 826 Km
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Sumber Energi, Teknologi Kendaraan Hidrogen di Indonesia Lebih Menjanjikan

Rabu, 08 November 2023 - 16:51:00 WIB
Banyak Sumber Energi, Teknologi Kendaraan Hidrogen di Indonesia Lebih Menjanjikan
Sebagai sumber energi bersih dari hulu hingga hilir hidrogen lebih ramah lingkungan hanya mengeluarkan uap air dan tidak meninggalkan residu di udara. (Foto: TMMIN)
Advertisement . Scroll to see content

Menyadari masa depan hidrogen di sektor transportasi bisa berkontribusi mengejar target netralitas karbon pemerintah pada 2060, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mendukung seminar yang dilakukan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Mengusung tema “Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 di Indonesia", ini selaras dengan potensi permintaan hidrogen khususnya di sektor transportasi yang semakin agresif.

“Pemanfaatan multi teknologi dari berbagai sumber energi yang berfokus pada reduksi emisi manjadi suatu keniscayaan untuk mengejar target NZE demi masa depan hijau bagi seluruh generasi. Ini terutama di sektor transportasi yang digadang-gadang menjadi salah satu fokus utama dalam dekarbonisasi," ujar Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto dalam seminar di UGM yang disiarkan secara online Rabu (8/11/2023).

Pemanfaatan hidrogen sejalan dengan misi dekarbonisasi sektor manufaktur yang ditargetkan Kementerian Perindustrian pada 2050 atau 10 tahun lebih dini dari target yang dicanangkan. Di sisi lain, Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) telah menggerakkan program Renewable Energy Based in Industrial Development (REBID) dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga air, tenaga surya, panas bumi, biomassa dan hydrogen.

“Dalam pengejaran Net Zero Emission di Indonesia, multi-parties sudah bergerak membuat tiga ekosistem, Biofuel, Baterai dan Hidrogen. Untuk Hidrogen sudah ada Pertamina, PLN, Pabrik Pupuk, dan Samator. Berbagai strategi hidrogen nasional yang dilakukan semua pihak, nyatanya Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan hidrogen hijau agar tak tertinggal dengan kompetisi global dan segera diwujudkan demi generasi kini hingga anak cucu di masa depan,” ujar Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam.

Salah satu leader teknologi hidrogen, Toyota Motor Corporation (TMC) mengembangkan Toyota Mirai yang mulai diproduksi secara massal pada 10 tahun lalu tepatnya pada 2014. Toyota Mirai merupakan kendaraan berbasis Fuell Cell Electric Vehicle (FCEV) yang tidak lagi mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut