Alasan Toyota Pertahankan Nama Kijang dan Tambahkan Kata Zenix, Ini Artinya
Sekadar informasi, Kijang pertama kali diproduksi sebagai mobil niaga ringan jenis pikap pada 1977. Memasuki generasi ketiga, Toyota mengubahnya menjadi mobil penumpang, yang disebut Kijang Super pada 1986 sampai 1996.
Kemudian, Kijang Kapsul yang merupakan generasi keempat dari keluarga Kijang dirilis pada 1997 dan bertahan sampai 2004. Ini model yang pertama kali menggunakan mesin diesel berkapasitas 2.400cc, di mana sebelumnya hanya ditawarkan bensin 1.800cc.
Toyota meluncurkan generasi kelima Kijang dengan menambahkan nama Innova pada 2005. Mobil ini hadir dengan tampilan lebih modern, dan memiliki ruang kabin lebih lega.
Kijang Innova generasi terbaru ini tak hanya mengandalkan mesin pembakaran internal, tapi digabungkan dengan teknologi hybrid. Ini menambah lini elektrifikasi produsen asal Jepang itu di Indonesia.
Chief Engineer All New Kijang Innova Zenix, Hideki Mizuma mengatakan konsep mobil baru Toyota ini adalah Innovative Multipurpose Crossover. Toyota mengembangkan crossover serbaguna dengan kelapangan dan kegunaan sebuah minivan.