7 Penyebab Tabrakan Beruntun, Banyak Pengendara Tak Perhatikan Lampu Sein dan Rem Mati
1. Tidak Menjaga Jarak Aman
Ini menjadi salah satu kebiasaan buruk para pengendara mobil. Pengendara kerap memacu mobil dengan cepat dan mengikuti mobil di depan dengan sangat rapat. Ini bisa menyebabkan tabrakan beruntun ketika terjadi situasi darurat.
Meski mobil telah dilengkapi fitur keamanan terkini yang dapat melakukan pengereman otomatis, tapi bagaimana dengan mobil di belakang. Sebab itu, menjaga jarak di mobil depan sangat penting agar memiliki kesempatan menghindari tabrakan.
2. Pindah Lajur Sembarangan
Pindah lajur tidak boleh sembarangan, gunakan kode lampu sein dan melihat kondisi lajur yang akan diambil. Namun, sebagian pengendara kerap memaksakan diri pindah lajur tanpa memperhatikan kendaraam lain di belakang.
Ini menjadi salab satu penyebab kecelakaan beruntun karena mobil dari lajur paling kanan tak punya ruang untuk menghindar.
3. Lampaui Batas Kecepatan
Jalan tol memiliki aturan batas kecepatan terendah 80 km/jam dan kecepatan tertinggi 100 km/jam. Tapi, terkadang pengendara mobil berkendara terlalu cepat hingga melewati batas atau berkendara terlalu pelan di jalur cepat (paling kanan). Cara mengemudi seperti itu tersebut berbahaya dapat menyebabkan kecelakaan beruntun.