Toyota Bakal Olah Limbah Baterai Mobil Listrik sebagai Sumber Energi untuk Rumah
Sistem penyimpanan baterai memainkan peran besar dalam sektor energi terbarukan yang terus berkembang. Pada hari yang berangin atau cerah, misalnya, Sweep Energy Storage System mengumpulkan listrik yang dapat digunakan di kemudian hari.
Sebalumnya, Kia juga telah meluncurkan sesuatu serupa meski dalam skala yang lebih kecil. Baterai kendaraan listrik yang didaur ulang dapat digunakan perusahaan kereta api Jerman untuk penyimpanan energi hijau.
Baterai lithium-ion yang digunakan kembali dapat menyimpan dan memasok daya, dapat digunakan untuk menggerakkan depot kereta api dan pemeliharaan.
Tapi solusi yang ditawarkan Toyota selangkah lebih maju, mengingat Kia harus mendaur ulang modul baterai. Sementara Sweep Energy Storage System dapat menggunakan baterai kendaraan dari kapasitas yang tersedia.
Mereka memperkirakan pada pertengahan dekade ini, sistem penyimpanan energi yang sekarang dioperasikan akan memasok sekitar 100.000 kWh listrik ke jaringan publik. Sementara itu, mitra perusahaan, Jera saat ini juga sedang mengembangkan proses daur ulang yang berkelanjutan untuk baterai lithium-ion.
Editor: Dani M Dahwilani