Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Ribut Soal Nikel dan LFP, Sekelompok Ilmuwan Justru Temukan Baterai dari Bahan Tanah

Selasa, 06 Februari 2024 - 10:17:00 WIB
Ribut Soal Nikel dan LFP, Sekelompok Ilmuwan Justru Temukan Baterai dari Bahan Tanah
Di saat ribut soal baterai berbahan nikel dan LFP, sekelompok ilmuwan justru berhasil mengembangkan baterai baru berbahan dasar tanah.  (Foto: Northwestern University)
Advertisement . Scroll to see content

"Jika Anda ingin memasang sensor di alam liar, di peternakan, atau di lahan basah, Anda tidak perlu repot-repot pergi ke lahan pertanian seluas 100 hektare untuk secara teratur mengganti baterai atau membersihkan panel surya," ujar Wells.

Baterai berbahan dasar tanah disebut mampu menghasilkan daya 68 kali lebih besar dari yang dibutuhkan untuk mengoperasikan sensor di ladang pertanian. Ini dinilai cukup kuat untuk menahan perubahan besar dalam kelembaban tanah.

Para ilmuwan itu mengatakan semua komponen untuk membuat alat ini dapat dibeli di toko perkakas. Ke depan, mereka berencana mengembangkan MFC berbasis tanah yang terbuat dari bahan yang sepenuhnya dapat terbiodegradasi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut