Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aki Basah Vs Aki Kering, Mana Lebih Awet?
Advertisement . Scroll to see content

Cara Jumper Aki Mobil

Minggu, 20 Desember 2020 - 07:30:00 WIB
Cara Jumper Aki Mobil
Usia pakai aki kerap tidak dapat diprediksi, biasanya pemilik kendaraan baru menyadari ketika mobil tidak dapat dinyalakan. Berikut cara jumper aki mobil. (Foto: MMKSI/Mitsubishi)
Advertisement . Scroll to see content

2. Gunakan mobil dengan kapasitas aki sama atau lebih besar

Berikutnya menggunakan mobil dengan kapasitas aki sama atau lebih besar dari mobil yang Anda gunakan. Harus diperhatikan voltase harus sama, misal 12 volt.

3. Posisikan mobil berdekatan

Proses selanjutnya adalah memposisikan kedua mobil agar saling berdekatan hingga kabel jumper bisa menjangkau masing-masing aki, karena umumnya kabel jumper ini tidak terlalu panjang. Anda bisa mengatur posisi mobil berhadapan atau bisa juga bersamping-sampingan. Pastikan juga posisi kedua mobil dalam kondisi aman dengan rem parkir aktif, jika mobil matik, posisikan tuas transmisi di P, sementara untuk transmisi manual di posisi netral.

4. Hubungkan kabel jumper

Sebagai persiapan pastikan semua kondisi mesin mobil dalam keadaan tidak menyala, lalu perhatikan dengan teliti posisi kutub terminal positif dan negatif dari kedua aki tersebut. Biasanya, dua kutub terminal aki masing-masing ditandai dengan lambang positif (+) dan negatif (-), tanda lain juga terdapat pada penutup warna merah di kutub positif. 

Jika kutub terminal baterai kotor, bersihkan terlebih dahulu dengan lap.

Hubungkan penjepit kabel jumper berwarna merah ke kutub positif (+) aki yang normal (mobil A). Sambungkan penjepit kabel jumper warna merah lainnya pada kutub aki positif (+) yang bermasalah (mobil B). 

Kemudian pasang kabel jumper negatif ke kutub negatif (-) aki mobil A dan pasang sisi satunya ke kutub negatif (-) aki mobil B, setelah itu nyalakan mesin mobil A. 

Dalam kondisi mesin mobil A menyala, kemudian baru coba nyalakan mesin mobil B. Setelah menyala, Anda mungkin perlu membiarkan mesin menyala selama beberapa menit untuk mengisi tenaga pada aki yang soak. Untuk melepaskan kabel jumper saat mobil menyala harus secara hati-hati dengan urutan lepas kabel negatif mobil B, kemudian lepas kabel negatif mobil A. Berikutnya lepas kabel positif dengan urutan yang sama seperti kabel negatif tersebut.

Jika mesin mobil Anda masih tidak bisa menyala atau tidak ada reaksi sama sekali, coba diamkan dulu selama beberapa saat agar proses pengisian tenaga menjadi lebih banyak. 

"Harus diingat langkah untuk menjumper aki ini adalah saat darurat. Jika Anda tetap tidak bisa menghidupkan kendaraan dengan cara di atas, segera hubungi dealer terdekat," kata Boediarto.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut